Adsense? Bisakah untuk kita?

Jika Anda masih bingung bagaimana cara membuat blog yang bisa menghasilkan $10 per hari melalui program Adsense, nah sekarang saya akan membeberkan langkah-langkahnya. Strategi ini sebenarnya bisa Anda terapkan tidak hanya dengan menggunakan program Adsense. Jika Anda mau, Anda bisa saja menggunakan affiliate

product ataupun menjual produk sendiri sebagai jalan penghasilan. Target $10 juga hanya sebagai patokan yang udah dicapai. Untuk niche tertentu, Anda bisa memperoleh penghasilan jauh lebih besar dari ini melalui 1 blog. Selamat membaca dan selamat mempraktekkannya… Mencari niche Adsense yang menguntungkan Beberapa kriteria nich Adsense yang potensial:
1. Memiliki CPC (Cost-Per-Click) yang tinggi
2. Memiliki tingkat persaingan yang rendah
3. Memiliki banyak pemasang iklan Adwords
4. Memiliki jumlah pencarian Google yang banyak Untuk mencari tahu, Anda bisa menggunakan Google Keyword Tool gratis yang menurut pengamatan saya lumayan akurat.
Sebagai sedikit gambaran, niche Adsense yang potensial diantaranya yang berhubungan dengan financial, travel dan medical. Nah, ketika Anda menggunakan Google Keyword Tool ini, pastikan Anda merubah opsi Match Type menjadi “Exact” dan tampilkan pula Search Volume Trends untuk melihat apakah keyword bersangkutan performanya stabil sepanjang tahun. Pilih Domain Name dan Content Management System Setelah Anda menentukan niche Adense Anda, langkah berikutnya adalah memilih domain name dan Content Management System sebagai landasan blog Anda. Untuk domain name, ada baiknya jika Anda menyertakan keyword utama Anda di dalamnya. Usahakan juga untuk memilih ekstensi domain yang baik > Kalau tidak .COM, Anda bisa memilih .NET atau .ORG Sedangkan untuk Content Management System (CMS), saya pribadi lebih memilih WordPress ketimbang Blogger. Alasannya, WordPress memiliki lebih banyak Plugins yang bisa membuat blog Anda lebih SEO Friendly dan juga WordPress lebih adaptif terhadap konsep Social Media. Satu lagi hal penting untuk bagian ini >>> gunakan hosting berbayar. Dengan demikina blog anda akan tampil profesional dan tidak kacangan.
Membuat Konten Blog Kebanyakan marketer membuat kesalahan yang sama > membangun konten blog HANYA berdasarkan daftar keyword yang diperoleh lewat alat pencarian keyword. Ini sebenarnya kesalahan yang cukup fatal. Untuk mengisi blog Anda dengan konten yang berkualitas, Anda sebaiknya:
1. Mengunjungi forum-forum online yang berkaitan dengan niche Anda dan mencatat berbagai masalah dan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh peserta forum.
2. Mencari blog-blog besar yang ada pada niche tersebut dan memperhatikan apa saja topik yang populer di sana.
3. Mencari artikel-artikel populer di niche tersebut di Article Directories Inilah yang kan menjadi bahan konten blog Anda. Tulislah artikel yang akan Anda terbitkan di blog dengan panjang sekitar 400 kata. Jika Anda tidak punya waktu atau kemampuan, Anda bisa meng-outsource pekerjaan ini. Sebagai awalnya, saya sarankan Anda memulai dengan 50 artikel yang akan Anda terbitkan setiap hari. Ini diperlukan untuk mempercepat blog Anda menghasilkan uang. Kategori Blog Sangatlah bijaksana jika Anda menjadikan blog Anda “bertema”, karena search engine seperti Google sangat menyukainya. Oleh karena itu, menentukan kategori untuk blog Anda merupakan faktor yang penting. Untuk kepentingan ini, Anda bisa mengambil ide untuk dijadikan kategori dari sumber-sumber yang sama dengan yang Anda gunakan untuk mencari ide konten blog. Ingat, kategori blog tidak harus merupakan perpanjangan keyword Anda, tapi Anda juga harus berpikir secara lateral. Artinya, kategori dapat berupa hal yang berhubungan erat denga niche Anda. Inilah yang dimakan blog “bertema” dan ini sangat baik tidak hanya untuk Google, tapi juga untuk pembaca. Contoh: Jika Anda memilih niche “weight loss” misalnya. Maka kebanyakan blogger akan membuat kategori “weight loss poriducts”, “weight loss system”, “weight loss solutions” dan seterusnya (Anda mengerti maksud saya kan?) yang semuanya merupakan perpanjangan dari keyword “weight loss”. Ini sebenarnya kurang tepat. Sebaiknya, sebuah blog bertemakan “weight loss” juga memiliki kategori seperti “diet programs”, “fat burners”, “belly fat” dan sebagainya. Tampilan Blog Untuk tampilan atau blog template, saya lebih memilih yang sederhana dan menggunakan banyak warna putih. Anda bisa menggunakan 2 sidebar, maupun 1 sidebar – tidak terlalu masalah. Untuk mendapatkan WordPress template yang sesuai, Anda tidak perlu membelinya. Anda tinggal mencarinya di Google atau Yahoo. Saya sendiri menemukan banyak template gratis yang sangat bagus dan terlihat profesional. Hindari menggunakan template dengan latar belakang warna gelap. Blog Anda akan menjadi sangat tidak nyaman bagi mata para pengunjung, sehingga mereka tidak akan betah lama-lama membacanya. Padahal, jika Anda ingin menggunakan Adsense sebagai jalan pemasukan, salah satu syarat yang harus Anda penuhi adalah hendaknya Anda membuat pengunjung blog Anda membaca sebanyak-banyaknya konten blog Anda. Menarik Pengunjung ke Blog Anda Selain dengan cara mengisi blog Anda dengan konten yang berguna dan menarik, untuk menarik pengunjung sebanyak-banyaknya, Anda juga sebaiknya segera membangun backlink menuju blog Anda. Anda dapat melakukannya dengan berbagai cara, diantaranya:
1. Tambahkan blog Anda ke Google Webmaster Tool
2. Gunakan Essential WordPress Plugin
3. Masukkan RSS Feed blog Anda ke berbagai RSS Feeds (Anda bisa menggunakan software)
4. Gunakan Pingomatic untuk mem-Ping setiap posting blog Anda 5. Gunakan Social Bookmark untuk mem-bookmark posting blog (gunakan cara yang benar untuk ini)
6. Tulis dan masukkan artikel ke Article Directories utama
7. Terlibat di forum dan blog terkait dan sertakan link blog Anda Namun, saya peringatkan Anda untuk melakukan langkah-

langkah ini dengan benar, jika tidak blog Anda akan masuk ke dalam Google Sandbox, alias di-ban. Jika Anda melakukannya dengan strategi yang benar, maka dalam hitungan minggu atau bulan, blog Anda bisa tampil di halaman depan Google, terutama untuk niche yang tidak terlalu padat persaingannya. Pemasangan Adsense Sebaiknya Adsense Anda pasang setelah blog Anda memperoleh traffic yang lumayan. Saya sendiri tidak menyarankan untuk langsung memasang Adsense ketika awal meluncurkan blog. Lokasi pemasangan Adsense yang terbukti menghasilkan CTR tinggi adalah di atas posting – Large Rectangle (336×280) – dan di sidebar – Wide Sjycraper (160×600). Teruslah menarik pengunjung dan membangun konten blog Anda dengan benar, maka berdasarkan pengalaman di lapangan, sangat mungkin bagi sebuah blog untuk memperoleh pemasukan Adsense $10 setiap hari dalam waktu 1 bulan setelah peluncuran, terutama untuk niche yang menarik 5000-15000 pencarian bulanan di search engine.

Comments

Popular posts from this blog

KARYA NYATA INOVASI PEMBELAJARAN PEMBUATAN DESAIN GRAFIS PERIKLANAN MENGGUNAKAN TEKNIK POP ART

Verifikasi Adsense Lewat Triod

20 Top Website Tempat Upload File SWF dan Flash